You are here
Home > Berita > Bakesbangpol Kabupaten Blitar Gelar Pembinaan ORMAS di Kabupaten Blitar

Bakesbangpol Kabupaten Blitar Gelar Pembinaan ORMAS di Kabupaten Blitar

BLITAR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar menggelar Pembinaan dan Fasilitasi dengan seluruh Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kabupaten Blitar, tepat hari ini Senin tanggal 08 Oktober 2018 yang bertempat di Gedung Local Education Center (LEC) Desa Pojok Kecamatan garum Kabupaten Blitar dengan tema “Melalui Pembinaan dan Fasilitasi Kita Wujudkan Ormas dan LSM yang berkualitas Guna Menumbuhkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan”.

Pembinaan dan fasilitasi Ormas dan LSM dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar. Narasumber yang dihadirkan antara lain berasal dari Universitas Widyagama Malang yaitu Prof. Dr. Widodo, SH, MH. dan perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur yaitu Drs. Sunarto, SH, M.Si.

Kepala Bakesbangpol Kab. Blitar memberikan sambutan serta membuka Pembinaan dan Fasilitasi.

Pembinaan dan fasilitasi ini dilakukan rutin setiap tahunnya oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan untuk memantau serta meningkatkan mutu Ormas dan LSM se-Kabupaten Blitar. “Selain sebagai ajang saling bersilaturahim, pertemuan ini dapat meningkatkan pengetahuan Ormas dan LSM atas hak-hak dan kewajiban-kewajiban dalam berserikat, berkumpul, serta dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat”, kata Pak Dicky dalam sambutannya.

“Tujuan diakannya kegiatan Pembinaan dan Fasilitasi ini antara lain pertama, untuk menjalin hubungan harmonis dalam bermusyawarah. Kedua, Sebagai wadah untuk menampung aspirasi. Ketiga, memberikan pembinaan secara berkala agar Ormas dan LSM dapat tumbuh dan berkembang serta dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila”, Imam Sucipto selaku Kabid HAL menambahkan.

Diadakannya kegiatan Pembinaan dan fasilitasi ini diharapkan seluruh Ormas dan LSM se-Kabupaten Blitar dapat berkembang dan meningkatkan mutu kinerja pada organisasinya, sehingga partisipasi masyarakat dapat meningkat dan pembangunan daerah bisa terealisasi tepat sasaran dan kondusif. (08/10/2018)

Top